Kepentingan Pribadi Dinilai Lebih Dominan

April 23, 2010 at 9:00 am Leave a comment

SERANG – DPRD Banten periode 2009-2014 harus mengoptimalkan peran dan memaksimalkan pelaksanaan hak-hak dewan agar memiliki posisi tawar yang tinggi terhadap eksekutif (Pemprov Banten). DPRD juga harus mengintensifkan public hearing agar lebih mendapat dukungan publik.
Hal itu diungkapkan pengamat politik pemerintahan, Gandung Ismanto, Kamis (22/4), menanggapi pertanyaan Radar Banten, terkait kesan rendahnya posisi tawar DPRD Banten terhadap eksekutif.
Sebelumnya dalam sebuah diskusi yang digelar Forum Diskusi Wartawan Harian (FDWH) bersama Laboratorium Administrasi Negara Fisip Untirta, Jumat (16/4), dibahas kesan mandul lembaga legislatif hasil Pemilu 2009.
Akademisi Untirta ini menegaskan, anggota DPRD Banten harus mengefektifkan fungsi pengawasan serta mengoptimalkan kunjungan kerja dan reses. “DPRD jangan hanya membangun kemitraan dengan SKPD (satuan kerja perangkat daerah), juga dengan ormas, LSM, dan perguruan tinggi. Pun demikian staf ahli DPRD harus dioptimalkan,” tandas Gandung.
Gandung menyoroti rendahnya kemauan DPRD Banten untuk melaksanakan hak-haknya. “Semestinya hak-hak dewan dilaksanakan secara optimal. Setiap anggota dewan harus mau menjadi inisiator untuk mengusulkan cara-cara di atas,” saran dia.
Jika itu dapat dilaksanakan, lanjut Gandung, DPRD akan mendapat dukungan publik yang besar sehingga dapat menaikkan posisi tawarnya. “Hanya dengan dukungan publik yang besar, DPRD bisa menaikkan posisi tawar terhadap eksekutif,” tandas Gandung.
Pada bagian lain, Koordinator Lembaga Analisis Kebijakan Publik (Lanskep) Banten Manar MAS mengungkapkan, saat ini DPRD Banten terjebak dalam budaya tribalisme (paham yang mementingkan kepentingan diri sendiri dan kelompoknya dengan mengorbankan pihak lain yang berseberangan ideologi, kepentingan maupun politiknya).
“Persoalannya, anggota DPRD Banten sadar tidak bahwa mereka berada dalam tribalisme itu,” tandas Manar. Dia menilai, kepentingan pribadi dan kelompoknya saat tampak lebih mendominasi lembaga dewan.
Sebelumnya dalam diskusi FDWH, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Banten Media Warman mengaku siap mengubah pandangan masyarakat terhadap kinerja DPRD Banten yang saat ini dinilai mandul dengan cara bekerja keras. “Kita akan buktikan kalau DPRD Banten tidak mandul,” tegas Media.
Media yang menjadi narasumber menambahkan, belum terlihatnya sikap kritis anggota DPRD Banten periode 2009-2014 karena seluruh aturan dan kebijakan, baik yang mengatur kebijakan legislatif maupun eksekutif, masih dipelajari.
“Mayoritas anggota dewan saat ini adalah orang-orang baru yang belum mengerti tata cara dan aturan pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai anggota DPRD. Untuk mempelajari hal tersebut tentu butuh proses. Saat ini kita sedang berproses,” kata Media.

Radar Banten

Entry filed under: Berita Banten, Serang. Tags: .

11 Perda Akan Direvisi Bupati Ancam Mundur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Profile

lindawatisay

lindawatisay

Warga Malingping, Lebak Banten

View Full Profile →

Blog Stats

  • 61,197 hits

Hours & Info

Lunch: 11am - 2pm
Dinner: M-Th 5pm - 11pm, Fri-Sat:5pm - 1am

Flickr Photos

More Photos

%d bloggers like this: