Pantai Bagedur

February 9, 2010 at 10:47 am Leave a comment

Kabupaten Lebak di wilayah Provinsi Banten sudah lama dikenal karena potensi wisatanya yang menarik. Potensi wisata daerah ini memang beragam. Ada perkampungan unik Warga Baduy di kaki pegunungan Kendeng, sekitar 50 km utara kota Rangkasbitung, kota Kabupaten Lebak, juga ada potensi wisata perkebunan kelapa sawit dan hibrida di daerah Banjarsari, dan ada pula sejumlah pantai yang landai di Banten Selatan.

Pantai Bagedur yang terletak di daerah Kecamatan Malingping, sekitar 115 km dari Kota Rangkasbitung, pantas dibilang pantai yang tak pernah sepi dikunjungi wisatawan. Daya tarik pantai itu bukan saja karena panjangnya mencapai sekitar 10 km tetapi juga lebar pantai dengan kelandaiannya yang memungkinkan areal pantai dijadikan lokasi rally motor.
Karena bentuknya yang landai dan panjang itu, tak aneh jika setiap menjelang tutup tahun, liburan panjang, berbondong-bondong wisatawan mengunjungi obyek wisata ini. Umumnya wisatawan datang mendirikan tenda-tenda sendiri untuk lokasi peristirahatan. Mereka juga membawa perlengkapan dapur dan perangkat makan seperlunya.
Dengan perlengkapan yang dibawa itu, para pengunjung bisa leluasa beristirahat di obyek wisata Pantai Bagedur selama beberapa hari, tanpa bayar. Kenyataan itu sering dilakukan banyak keluarga dari Rangkasbitung, Bogor, Tangerang, Bekasi, Jakarta bahkan kota-kota lainnya di Jawa dan Sumatera.
“Daya tarik obyek wisata ini, menurut pengamatan saya, selain karena alamnya yang masih asli, juga karena bentuk pantainya yang unik. Kami kalau ke sini selalu bawa sepeda, bola kaki, bola volley, dan perlengkapan memancing. Biasa sampai dua hingga tiga hari kami berkemah di pinggiran Pantai Bagedur. Sudah begitu, berkemah di pantai ini gratis,” cerita Saut Simamora, warga Kota Tangerang, ketika berbincang dengan penulis di Pantai Bagedur, Minggu lalu. Saut selalu berwisata ke pantai itu dengan membawa serta keluarganya, seorang istri, dua anak yang sudah berangkat remaja, famili dan pembantu.
Sebelum diwawancarai penulis sekitar pukul 12.00 WIB Minggu lalu, Saut Simamora mengaku baru saja selesai memancing ikan. Sudah sejak lepas subuh Saut memancing ikan. Hasilnya membuat keluarganya bangga terhadap Saut, karena anggota Polres Tangerang itu berhasil mendapat 3 ekor kakap merah, seekor ikan pari dan tiga ekor lobster berukuran besar.
Sementara anak-anaknya, mengaku leluasa main volly pantai dengan ditemani pemuda dari kota lain yang ikut berkemah di pantai Bagedur. Istri Saut sendiri lebih banyak makan tidur seusai memanggang ikan pari hasil pancingan suaminya.
“Nikmat sekali berwisata di sini. Setiap tahun kami selalu menghabiskan akhir tahun dengan berkemah di pinggir pantai ini,” tutur Sudirman, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Tetapi, bukankah Jakarta lebih banyak memiliki obyek wisata pantai yang menarik? Lalu, apa alasan mendasar Sudirman berwisata ke Pantai Bagedur yang letaknya relatif jauh dari Jakarta?
Memang, kata Sudirman, Jakarta memiliki beberapa obyek wisata pantai. Setidaknya, selain kawasan wisata Ancol, pengunjung bisa menikmati pantai indah kapuk di kawasan Pluit, Jakarta Utara, atau Pantai Muara Karang dan Pantai Cilincing.
“Tetapi jujur saja saya katakan, berkunjung ke pantai-pantai yang ada di Jakarta lebih banyak mensuras duit, sementara nilai nikmatnya kalah jauh dibanding ke Pantai Bagedur. Di pantai ini kita bisa puas mancing ikan, berolahraga gratis, sementara buah-buahan sebagai buah tangan dari Banten Selatan bisa macam-macam bentuknya. Harganya pun relatif murah,” ujar Sudirman yang juga dibenarkan oleh banyak pengunjung lainnya yang ditemui penulis.
Apa saja bentuk buah tangan dari Banten Selatan yang bisa dibanggakan? Ternyata, selain kelapa batir atau kelapa muda yang harganya memang murah di Banten Selatan, juga pisang, nangka, buah labu, dan bahan-bahan sayuran.
Tidak cuma itu sebenarnya. Ikan segar juga relatif murah di daerah ini. Soalnya, Banten Selatan sedikitnya memiliki tiga lokasi TPI (tempat pelelangan ikan), yakni TPI Binuangeun di Kecamatan Malingping, TPI Sukahujan di Kecamatan Panggarangan dan TPI Bayah di Kecamatan Bayah. Ikan-ikan dari lokasi pendaratan ikan di Banten Selatan itu dipasarkan tidak saja di pasar-pasar ikan di daerah Banten, seperti Menes, Pandeglang, Malingping, Rangkasbitung dan Tangerang, tetapi selain Jakarta juga ke beberapa kota lainnya di kawasan Bogor dan Depok.
Tak heran, jika selain membawa buah-buhan, para pengunjung pantai Bagedur juga selalu membawa ikan segar. Jenis ikan yang menjadi buruan pengunjung selain ikan layang, tongkol, kembung dan tengiri juga ikan pari dan teri halus. (Lidia Mayangsari)

Entry filed under: Hutan ALam Lebak, Kabupaten Lebak, Kecamatan Malingping, Lebak, Lindawati, Linsay, Malingping, Pandeglang, Pantai Bagedur, Pariwisata Banten, Seputar Lebak. Tags: .

Pembangunan Kabupaten Lebak Puting Beliung Landa Kecamatan Malingping

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Most Recent Posts


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: